Antisipasi Pemkab Beltim terkait Kemungkinan Lonjakan Harga Bapok Menjelang Hari Raya Idul Fitri

Beltimnews.com, Manggar – Mengantisipasi lonjakan harga menjelang Bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung Timur (Beltim) menggelar Rakor terkait dengan stabilitas harga, ketersediaan stok serta pengendalian inflasi daerah Kabupaten Beltim menjelang Hari Raya Idul Fitri Tahun 2022 di Ruang Rapat Bupati Beltim, Selasa (22/3).

Wakil Bupati (Wabup) Beltim, Khairil Anwar mengatakan berdasarkan pemantauan oleh OPD terkait, stok beras di Kabupaten Beltim sudah mencukupi hingga 45 hari ke depan serta stok gula berdasarkan hasil laporan dari Bulog masih mencapai 41 ton.

Menurut Khairil, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Beltim bersama dengan Satgas Pangan akan terus memantau ketersedian stok bahan pokok (bapok) di Kabupaten Beltim, sehingga jika terjadi potensi-potensi kekurangan stok, maka akan diambil tindakan-tindakan solutif.

“Jadi TPID bersama dengan Satgas Pangan akan berkolaborasi untuk memantau stok. Memang kalau secara perhitungan berdasarkan pemantauan bahwa stok beras kita cukup sampai dengan 45 hari, sedangkan untuk gula berdasarkan laporan dari Bulog saat ini masih mencapai 41 ton,” ujar Khairil saat diwawancarai seusai memimpin rakor tersebut.

Selain itu, Pemkab Beltim juga akan melakukan intervensi harga dengan melakukan operasi pasar murah menjelang Hari Raya Idul Fitri. Menurutnya, intervensi harga tersebut perlu dilakukan oleh Pemkab Beltim untuk membantu masyarakat, sehingga kebutuhan bapok menjelang Hari Raya Idul Fitri bisa terjangkau oleh masyarakat menengah ke bawah.

“Kalau intervensi harga harus lah, karena tidak semua orang mampu. Kita juga kan harus antisipasi untuk masyarakat yang menengah ke bawah, seperti pasar murah, itu akan tetap kita laksanakan dengan OPD terkait,” imbuhnya.

(Prokom Setda Beltim/yas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *