Bawaslu Beltim Bimtek Panwascam Terkait Pengelolaan Administrasi Dan Konsolidasi Sekretariat

Ketua Bawaslu Kabupaten Belitung Timur, Wahyu Epan Yudhistira saat menyampaikam materi berkenaan Kode Etik Penyelenggara Pemilu.

Beltimnews.com, Manggar – Bawaslu Kabupaten Belitung Timur (Beltim) bimtek Pengawas Kecamatan terkait pengelolaan administrasi dan konsolidasi Sekretariat Panwaslu dalam pengawasan penyelenggaraan tahapan Pemilu serentak Tahun 2024.

Digelar selama 2 hari dari tanggal 14-15 November 2022 di  Guest Hotel Manggar, Panwascam diberikan materi mengenai kode etik penyelenggara Pemilu, tata naskah dinas serta anggaran dan sarana prasarana kantor sekretariat.

Bawaslu Beltim juga membekali jajarannya untuk membangun kesiapan Sekretariat dalam menjalankan tugas memberikan dukungan administratif dan teknis operasional kepada Panwaslu Kecamatan, Panwaslu Kelurahan/desa, dan/atau Pengawas TPS.

Kegiatan yang bertajuk “Membangun Soliditas dan Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Bawaslu Kabupaten Belitung Timur Dalam Pemilu Serentak Tahun 2024″, diharapakan menumbuhkan kesadaran kolektif pentingnya soliditas dan memelihara dedikasi dalam menghadapi kompleksitas penyelenggaraan tahapan pemilu yang menjadi tantangan sendiri termasuk bagi Penyelenggara Pemilu.

Pada kesempatan itu, Bawaslu Beltim menghadirkan Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Dandim 0414/Belitung sebagai narasumber pada hari kedua kegiatan. Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Roy M. Siagian berpesan terkait pentingnya Sekretariat membangun kesiapaan dalam melaksanakan tugas.

“Dukungan Rekan-rekan Sekretariat nantinya tidak hanya terlibat dalam hal pokok seperti administrasi tetapi juga sangat dimungkinkan terlibat dalam aktivitas pengawasan di lapangan,” ujar Roy.

Setelahnya berkenaan dengan materi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara, Dandim 0414/ Belitung, Letkol Inf Hairil Achmad menilai perlunya masyarakat dan abdi negara menggali makna rasa, paham dan semangat kebangsaan.

“Perlunya memantapkan Wawasan Kebangsaan yang pada dasarnya merupakan Konsep Politik Bangsa Indoenesia yang memandang Indonesia sebagai satu kesatuan wilayah dan Nasionalisme yang berarti mengutamakan kepentingan Nasional daripada kepentingan perorangan, kelompok, golongan, suku bangsa atau daerah untuk mewujudkan kerukunan guna menjaga Keutuhan NKRI,” tegasnya.

Rangkaian kegiatan tersebut, juga jadi momentum penguatan jati diri Pengawas Pemilu melalui penegasan yang disampaikan Ketua Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, EM Osykar berkaitan dengan Nilai Dasar Pengawas Pemilu.

“Hari ini, kita Bawaslu mengedepankan aktivitas pencegahan, sehingga dapat meminimalisir angka pelanggaran maupun sengketa dalam penyelenggaraan tahapan pemilu. Hal ini akan berimbas pada meningkatnya legitimasi hasil pemilu yang diselenggarakan.” ucapnya.

Pada penghujung acara, Osykar juga menghimbau Panwaslu Kecamatan beserta Sekretariat se-Kabupaten Belitung Timur untuk memegang teguh nilai professional, integritas dan netralitas dalam menjalankan tugas, wewenang dan kewajiban sebagai Pengawas Pemilu.

(Her/Rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *