Bupati Belitung Timur Serahkan Langsung Hadiah Pemenang Lomba Cerita Pendek Antar Pelajar

Bupati Belitung Timur, Burhanudin menyerahkan secara langsung hadiah lomba cerita pendek di ruang kerjanya pada Rabu, (17/11/2021), yang diselenggarakan oleh media lokal yakni Beltimnews.com beberapa waktu lalu dengan mengusung tema "Ayo Bangkit Lawan Corona".

Beltimnews.com, MANGGAR – Bupati Belitung Timur, Burhanudin menyerahkan secara langsung hadiah lomba cerita pendek di ruang kerjanya pada Rabu, (17/11/2021), yang diselenggarakan oleh media lokal yakni Beltimnews.com beberapa waktu lalu dengan mengusung tema “Ayo Bangkit Lawan Corona”.

Pria yang akrab disapa Aan itu mengapresiasi lomba cerita pendek yang diperuntukan bagi anak-anak usia sekolah. apalagi menurutnya ajang menulis ini dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis literasi.

“Lomba seperti Ini, dapat menjadi cikal bakal awal anak-anak bisa menulis literasi,”  Ujar Aan.

Bupati Beltim juga menambahkan jika dengan tema Ayo Bangkit Dari Corona ini, dapat menambah semangat anak – anak didik untuk terus belajar ditengah pandemi. Dimana sebelumnya para pelajar terpaksa harus belajar dari rumah secara online, dan para pelajar juga harus beradptasi dengan kebiasaan baru tersebut.

“Mereka mungkin selama pandemi Covid-19 ini banyak kendala saat belajar, salah satunya harus belajar dirumah secara online. Dengan kegiatan ini, mudah – mudahan mereka jadi lebih semangat lagi untuk terus belajar, apalagi mereka ada hobi menulis,” kata Aan kepada awak media setelah peyerahan hadiah

Adapun pemenang lomba tersebut yakni juara 1 Poppyola Fadesta dari  sekolah MA Muhammadiyah Gantung, juara 2 Destriana Zana Nova dari sekolah MA Muhammadiyah Gantug dan juara 3 Aulia Rizki Putri dari sekolah SD Negeri 8 Gatung.

Ditemui usai menerimah hadiah berupa satu unit Handphone untuk juara 1, Poppyola mengatakan ini merupakan kali pertamanya dia mengikuti lomba cerita pendek. Ia pun mengaku senang karena dapat meraih juara 1 dalam lomba Cerita Pendek ini.

“Dapat informasinya dari sekolah. Dari guru di share (bagi) di grup sekolah. Tertarik aja iseng-iseng ikut lomba, siapa tau dapat kan,” ujar siswi yang masih duduk dibangku SMA kelas 12 itu.

Dia mengaku cerita pendek yang dibuatnya muncul dari imajinasinya pribadi, yang menceritakan orang yang kesulitan ekonomi, dan harus membantu orang tuanya berjualan.

“Hadiahnya nanti dipakai untuk belajar,  ini baru pertama kali nulis cerita pendek,” ujarnya.

(cuk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *