Cuaca Ekstrem Diperkirakan Terus Terjadi Hingga 2 Januari 2023, Masyarakat Dihimbau Lebih Waspada

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Belitung Timur, Helmy Akbar

Beltimnews.com, Manggar – Cuaca ekstrem seperti angin kencang, hujan lebat dan gelombang tinggi diperkirakan akan terus terjadi hingga 2 Januasri 2023 di wilayah Pulau Belitung.

Terjadinya kondisi cuaca tersebut, dijelaskan Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan, BPBD Kabupaten Belitung Timur, Helmy Akbar dipengaruhi dinamika atmosfer yang dipicu oleh fenomena monsun Asia.

“Jadi ini umum, dari barat sampai ke timur Indonesia. Kalau dari pantauan radar cuaca maupun satelit cuaca ini memang kelihatan belum akan reda sampai tiga hari kedepan,” katanya.

Helmy menerangkan, yang perlu diwaspadai saat musim seperti ini adalah terjadinya bencana hidrometeorologi. Karena potensi bencana tersebut erat sekali kaitannya dengan kondisi cuaca.

“Seperti angin puting beliung, angin kencang kemudian banjir rob, gelombang pasang, petir, pohon tumbang segala macam,” jelasnya.

Untuk itu, dia menghimbau kepada masyarakat terutama nelayan agar mengurangi aktivitas di laut. Pasalnya gelombang laut sekarang ini lumayan tinggi, bahkan bisa mencapai empat meter.

Selain itu, Helmy juga menghimbau kepada seluruh masyarakat supaya memperhatikan keadaan lingkungan, seperti drainase atau saluran air, membersihkan sampah guna menghindari terjadinya genangan banjir.

“Kemudian kalau di sekitar-sekitar rumah ada pohon besar, kalau bisa dipangkas jangan sampai nanti menimpa rumah,” imbuhnya.

Sementara itu, bagi masyarakat yang merayakan malam pergantian tahun di luar rumah diharapkan lebih waspada. Dan jika tiba-tiba terjadi hujan lebat dan angin kencang sebaiknya segera kembali ke rumah guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Lebih waspada,┬áhati-hati. Karena potensinya hujan lebat dan segala macam itu tentu jalan licin dan sebagainya sehingga meningkatkan resiko terjadinya kecelakaan di jalan,” ucapnya.

(Hermansyah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *