Diduga Gara – Gara Lampu Pelita, 2 Rumah Warga Desa Lenggang Ludes Terbakar

Beltimnews.com, GANTUNG – Diduga gara – gara lampu pelita, 2 unit rumah warga di dusun Canggu Desa Lenggang habis terbakar dilalap api. Dalam peristiwa naas tersebut, Satu orang dilarikan ke Puskemas Gantung karena terlalu banyak menghirup asap saat masih didalam rumah.

Kapolsek Gantung AKP Jean Sinulingga menerangkan jika peristiwa kebakaran tersebut terjadi pukul 15.30 wib Rabu (30/3/2022). Dan menurut keterangan saksi, kobaran api bermula dari lampu pelita tetangganya yang mulai membesar dan membakar seisi rumah.

“Saksi Teguh Hariono pertama kali melihat adanya api dari yang membesar dari lampu pelita yang ada di peternakan jangkrik yang ada di halaman samping rumah Marzuki Kuum (Pemilik Rumah I), kemudian saksi Teguh Hariono langsung memanggil Marzuki Kuum dari dalam rumah untuk segera bersama sama memadamkan api,” ujar Kapolsek Gantung

AKP Jean juga mengatakan jika saksi berusaha untuk memadamkan api, namun karena dirumah korban terlalu banyak bahan mudah terbakar, maka api semakin cepat membesar. Hingga akhirnya saksi meminta bantuan masyarakat untuk meminta pertolongan.

“Api cepat membesar di karenakan peternakan jangkrik tersebut di dalamnya terdapat banyak bekas tempat telur ayam yang berbahan jenis gabus, dikarenakan api dengan cepat membesar Marzuki Kuum dan Saksi Teguh Hariono kewalahan untuk memadamkan api tersebut, kemudian berlari ke halaman rumah untuk meminta bantuan kepada masyarakat sekitar,” ungkap AKP Jean

“Ternyata api semakin  cepat membesar di karenakan bangunan rumah tersebut sebagian besar masih menggunakan kayu dan menjalar ke rumah milik Sdr. Nizari, yang merupakan tetangga dari Marzuki Kuum. Dan pada saat kejadian Nizari sedang tidak berada di kediaman selanjutnya masyarakat berusaha membantu memadamkan api dan menghubungi Bhabinkamtibmas perihal kejadian tersebut, kemudian Bhabinkamtibmas menghubungi Damkar agar segera datang ke lokasi tersebut,” lanjutnya lagi

Dengan mengerahkan 3 unit mobil Damkar, Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.30 wib.

Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa, Namun total kerugian material diperkirakan mencapai Rp.700 juta.

(Wahyu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *