Ditinggal Suami dan Hidup Miris dengan Anak. Jangankan Biaya Cerai, Makan pun Sulit

Ditinggal Suami dan Hidup Miris dengan Anak. Jangankan Biaya Cerai, Makan pun Sulit

Beltimnews.com, Kelapa Kampit – Kisah pilu Susina (43), warga Desa Mayang, Kecamatan Kelapa Kampit Kabupaten Belitung Timur yang sejak Tahun 2016 ditinggal tanpa kabar oleh suaminya.

Sejak ditinggal sang suami, Susina melanjutkan hidup bersama putranya yang baru berusia 11 Tahun di rumah pemberian orang tuanya dengan kondisi serba kekurangan. Bahkan, ingin mengajukan perceraian namun tak memiliki biaya untuk mengurusnya.

Dia bersama anaknya tak jarang harus menahan rasa lapar akibat kondisi fisiknya yang sering sakit-sakitan sejak tiga tahun terakhir.

“Saya sebenarnya mau ngurus perceraian, tapi apalah daya dek saya gak punya uang, buat makan sehari-hari aja susah ,” kata susina kepada Beltimnews.com saat diwawancarai di kediamannya, Kamis (21/07/2022)

Dirinya mengaku kesusahan secara ekonomi sejak tiga tahun terakhir dikarenakan dia tidak berkerja akibat sakit. Penyakit darah tinggi dialaminya sering membuat dadanya sakit dan pusing kepala berlebihan.

Akibat mengidap penyakit tersebut, Susina tidak bisa bekerja hingga kesulitan untuk mendapatkan penghasilan.

Dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari ia menggantungkan hidup dari mertuanya yang selalu memberikan cucunya uang setiap bulan.

“Kalau untuk kita makan, biasanya setiap bulan ditransfer dari kakek Rifki, meskipun kadang kurang untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi kami tetap bersyukur,” ungkapnya.

Walau serba kekurangan, Ia mengaku tidak pernah mengadukan kepada pejabat setempat untuk dimintai pertolongan.

“Kalau ada bantuan dari pemerintah kami ambil, tetapi kalau tidak ada kami tidak pernah minta,” ujarnya.*

(Mario)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *