Gustaf Ungkap Masalah Pencari Kerja di Beltim, Salah Satunya Belum Melek Teknologi

Gustaf Ungkap Masalah Pencari Kerja di Beltim, Salah Satunya Belum Melek Teknologi

Beltimnews.com, Manggar – Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UMKM Gustaf Pilandra menuturkan banyak pengangguran di Belitung Timur terjadi akibat para pencari kerja belum bisa beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Selain itu, menurutnya lapangan pekerjaan yang sesuai dengan bidang yang ditekuni para pencari kerja masih kurang banyak tersedia di Belitung Timur.

“Penyebab lainnya karena kemampuan tenaga kerja yang tidak sesuai dengan pekerjaan yang tersedia. Misal lowongan pekerjaan requirement-nya harus S1, tapi rata-rata pencari kerjanya hanya tamatan SMA,” kata Gustaf kepada Beltimnews.com, Jum’at (05/08/2022).

“Biar pun lowongan pekerjaan dan pekerjanya cocok dalam hal persyaratan, tetapi masih terjadi persaingan antara mereka dalam hal skill yang tidak dimiliki oleh kandidat pencari kerja yang lainnya,” sambung Gustaf.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Belitung Timur, pada tahun 2021 angka pengangguran di wilayah ini sebanyak 2.619 orang atau 3,78 persen dari jumlah angkatan kerja sejumlah 69.332 jiwa.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Disnaker Belitung Timur terus melakukan berbagai pelatihan berbasis kompetensi dan perluasan kesempatan kerja untuk masyarakat.

Tak sampai di situ, Disnaker Beltim juga telah mengirim puluhan hingga ratusan orang untuk magang di beberapa perusahaan termasuk ke Balai Latihan Kerja (BLK) supaya mereka punya kompetensi dan skill untuk bekal mereka bekerja nantinya.

Terbaru mereka mengadakan bursa kerja yang dilaksanakan pada 3-4 Agustus 2022 dengan menggandeng 12 perusahaan yang bisa menyerap hingga 161 orang tenaga kerja.*

(Mario | Beltimnews.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *