Ikal Aktor Film Laskar Pelangi, Gunakan Istri Untuk Menipu Pria Hidung Belang di Belitung Timur

Beltimnews.com, Manggar РButuh uang untuk membelikan bingkisan lebaran untuk mertua, Aktor Film Laskar Pelangi Zulfandi Pasa alias Ikal tega menjajakan istri sebagai upan untuk menipu pria hidung belang. Perbuatan tersebut terungkap saat korban menyadari tindakan pelaku dan melaporkannya ke pihak berwajib.

Dalam rilis yang dibagikan oleh Polres Belitung Timur Selasa (2/5/2023), peristiwa tersebut terjadi pada hari Jumat Tanggal 28 April yang lalu sekira pukul 22.30 WIB di Penginapan Nova yang berada di SPBU Padang yang beralamat di Desa Padang Kecamatan Manggar.

Selain dengan istrinya (PA), Ikal juga membawa satu orang temannya yakni A yang juga ikut dalam aksi penipuan tersebut.

“Mereka ber tiga membawa mobil dari tanjung pandan menuju manggar pada pukul 20.00 wib, setibanya di Manggar Ikal berinisiatif bersama istri serta temannya menggunakan aplikasi sosial media untuk menipu demi mendapatkan uang. Hasil dari uang menipu tersebut rencananya akan digunakan membeli bingkisian lebaran untuk mertuanya,” ujar Waka Polres Beltim Kompol Poltak S T Purba, SIK.

Sesampainya di manggar, PA Istri ikal bertemu dengan korban di salah satu kamar di penginapan Nova, setelah menerima uang sebesar Rp500 ribu dari korban, PA berpura – pura mengambil handuk dan keluar kamar dan menuju mobil yang telah menunggunya.

Setelah berhasil mengelabui korbannya, ke tiga pelaku langsung kabur kearah Kecamatan Gantung. Saat melarikan diri teman korban berhasil mengikuti mobil pelaku hingga Desa Selinsing, namun saat memberhentikan mobil pelaku, Korban malah di ancungkan sebilah samurai oleh Ikal.

Tak sampai disitu, ikal pun nekat melindas satu unit motor polisi dengan mobil yang dikendarainya yang saat itu hendak menghentikannya.

Atas aksinya tersebut Ikal berserta 2 orang lainya langsung diamankan oleh jajaran Unit Reskrim dan intelkam Polsek Gantung.

Kasat Reskrim Polres Beltim AKP Wawan Suryadinata dalam konferensi Pers mengatakan jika dari pengakuan para pelaku ini adalah kali pertamanya melakukan aksi penipuan. Namun pihaknya akan terus mendalami peristiwa tersebut dan tidak menutup kemungkinan ada korban lainya.

“Berdasarkan pengakuan para tersangka, ini tindakan pertama kali. Dan juga sampai saat ini belum ada korban lain yang melapor atas perbuatan mereka. Atas tindakan ini para pelaku terjerat 3 pasal sekaligus, yakni Pasal 2 Ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951, Pasal 378 KUHPidana Tentang Penipuan dan Pasal 335 KUHPidana Tentang Perbuatan tidak Menyenangkan,” ungkap Kasat Reskrim AKP Wawan Suryadinata.

Berikut barang bukti yang berhasil diamankan :

  • 1 (satu) Sajam Jenis samurai;
  • 1(satu) unit mobil Merk Suzuki Ertiga Nopol BN-1163-WG warna Putih
  • 1 (satu) unit handphone Merk Oppo type F7 Pro warna Merah
  • Uang sejumlah Rp. 480.000,-(empat ratus delapan puluh ribu rupiah) dengan pecahan Rp. 100.000,-(seratus ribu rupiah) sebanyak 4 (empat) lembar, pecahan Rp. 50.000,-(lima puluh ribu rupiah) sebanyak 1 (satu) lembar, pecahan Rp. 20.000,-(dua puluh ribu rupiah) sebanyak 1 (satu ) lembar, dan pecahan 10.000,-(sepuluh ribu rupiah) sebanyak 1 (satu) lembar.

AKP Wawan Suryadinata juga menghimbau kepada masyarakat agar lebih bijak serta berhati – hati menggunakan Sosial Media, menurutnya tindakan pidana kerapkali menyasar orang – orang yang sering menggunakan sosial media. Untuk itu ia menyampaikan saat menerima pesan apapun atau menerima informasi apapun dari sosial media agar lebih teliti dan bijak.

(Wahyu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *