JPJR Belitung Timur Tahun 2022 Usung Tema “Eksotisme jalur rempah Belitung Timur”

Beltimnews.com, Manggar – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menggelar opening event nasional Jelajah Pesona Jalur Rempah (JPJR) di Lapangan Yagor Kecamatan Manggar, Sabtu (3/9/2022).

Event tersebut akan berlangsung selama 5 hari berturut turut dari tanggal 3-7 September dengan berbagai rangkaian kegiatan, yaitu Lomba Vlog Rempah Belitung Timur tingkat Nasional, pameran rempah, opening ceremony, lomba musik dan tari, parade figur rempah, malam enterpreneurship rempah, seminar nasional, malam tradisi sungai dan bahari, permainan tradisional galah panjang/milud, permainan tradisional Enggrang, dan closing ceremony.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Belitung Timur, Evi Nardi mengatakan ini merupakan tahun keempat JPJR yang mereka laksanakan mengusung tema “Eksotisme jalur rempah Belitung Timur”.

Tema itu kata dia, mengandung makna keistimewaan Belitung Timur sebagai simpul jalur rempah dunia, karena didalamnya terdapat peran penting Beltim baik di perairan maupun daratan yang berkaitan dengan sejarah rempah tersebut.

“Eksotisme jalur rempah menjadi pemantik penting untuk melaksanakan event kebanggaan kita ini, karena merupakan bagian dari program Indonesiana Kemendikbud RI dan menjadi bagian Kharisma Event Nusantara Kemenkraf RI,” ucapnya.

Ditempat yang sama, Bupati Belitung Timur, Drs Burhanuddin menuturkan keberadaan Belitung Timur sebagai salah satu wilayah pusaran jalur rempah menjadi salah satu alur penting sejarah rempah dunia.

“Dan hingga saat ini masyarakat Belitung Timur masih mempertahankan komuditas Lada atau lebih dikenal dengan sahang sebagai salah satu rempah yang mudah dijumpai,” ujarnya.

Melalui kegiatan JPJR tahun 2022, Ia berharap dapat memajukan kebudayaan dan pariwisata Belitung Timur sehingga nantinya dapat menarik wisatawan nasional maupun mancanegara yang dapat memulihkan ekonomi masyarakat pasca pandemi covid-19.

Sementara itu, Dadang Rizki Ratman selaku Staf ahli Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Bidang Pengembangan Usaha, menyebut event seperti ini menjadi salah satu penggerak ekonomi Belitung Timur melalui wisatawan yang berkunjung dan berbelanja.

Ia berharap dengan diselenggarakannya acara ini dapat menjadi sarana transaksi ekonomi, meningkatkan unsur kebudayaan dan menjadi pelestarian lingkungan hidup.

(Mario)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *