Kejari Beltim Peringatkan Jajarannya Jangan Main Proyek

Beltimnews.com, Manggar – Jaksa Anggung RI, Burhanuddin menegaskan akan menindak oknum jaksa yang berani bermain proyek pemerintah di pusat maupun di Dearah. Hal itu disampaikan dalam Rapat Komisi III DPR RI pada pekan lalu, dimana nangak oknum jaksa yang menggunakan jabatannya untuk bermain proyek di daerah.

Merespon itu, Kepala Kejaksaan Negeri Belitung Timur, Rita Susanti mewanti-wanti kepada jajarannya agar jangan ada yang bermain proyek. Karena tugas jaksa adalah memastikan bahwa penyelenggaraan pembangunan di daerah sesuai peraturan perundang-undangannya.

“Jaksa Agung sudah menyampaikan kepada jajarannya, di provinsi maupun kabupaten, untuk tidak segan-segan dan tidak menoleransi terkait dengan ketidakprofesionalan adhyaksa atau jaksa-jaksa di daerah,” ujar Rita seusai menggelar Coffe Morning bersama insan Pers dan LSM di salah satu warkop di Manggar, Kamis (23/11/2023).

Rita menambahkan jika jajarannya akan berusaha melayani masyarakat dan mendampingi pemerintah daerah dalam memastikan lancarnya pembangunan sesuai perundang undangan yang berlaku.

“Kita akan profesional dalam pelaksanaan tugas supaya bisa turut bersinergi dalam menbangun daerah,” ucap Kejari Beltim

Dilansir dari kompas.com, Burhanuddin mengakui masih ada jaksa yang nakal bermain proyek. Dia mengatakan, telah mengancam mereka untuk tidak bermain proyek.

“Masih adanya bagi-bagi proyek memang benar. Dan kami selalu ingatkan pada mereka, bahkan saya mengancam mereka untuk tidak bermain proyek. Tapi memang masih ada,” ujar Burhanuddin.

Namun, Burhanuddin memohon maklum terkait temuan masih adanya jaksa yang nakal. Sebab, kata dia, cakupan yang harus diawasi Kejagung RI sangatlah luas. Meski begitu, Burhanuddin berkomitmen untuk terus menindak semua jaksa nakal.

“Tapi kami terus jadi prioritas ingatkan mereka, bila melakukan masih bermain proyek kami akan tindak. Dan sudah ada beberapa jaksa yang kami lakukan penindakan,” tandasnya.

(Wahyu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *