Kemenpora RI Buka Even Laskar Engrang Challange 2021, Bupati Yakin Dapat Bangkitkan Pariwisata Di Belitung Timur

Beltimnews.com, Manggar – Even Laskar Engrang Challange 2021 diharapkan mampu membangkitkan Laskar Pelangi sebagai legenda cerita rakyat dari Beltim. Kegiatan tersebut juga menandai kembalinya sektor pariwisata yang sempat terpukul akibat pandemi Covid-19. Kamis (21/10/2021)

“Atas nama Pemda kami mengapresiasi apa yang dilaksanakan Kemenpora dalam rangka Laskar Engrang Challange di Beltim. Tentunya harapan kita dengan adanya even ini bisa menjadi pemantik untuk kembali bangkitnya laskar pelangi sebagai sebuah legenda cerita rakyat dari Beltim untuk mendorong kepariwisataan dan juga kembali membuat suasana olahraga tradisional bangkit di Kabupaten Beltim dan Indonesia,” ungkap Bupati Beltim, Burhanudin di kawasan wisata replika SD Laskar Pelangi Desa Lenggang.

Dijelaskan Burhanudin, engrang sebagai salah satu jenis olahraga tradisional merupakan bagian dari pendidikan yang telah diwariskan oleh generasi pendahulu. Warisan itu, mungkin saja secara sadar atau tidak dirasakan masyarakat.

“Bukan hanya menjadi filosofi kepemimpinan tetapi bagaimana keseimbangan antara otak kiri dan kanan, anak belajar fokus, jasmani mereka kuat untuk memainkan engrang. Hal-hal inilah yang tidak disadari para orang tua sekarang. Karena itu kami mendukung Kemenpora dan Komite Olahraga Tradisional. Semoga kegiatan ini bisa terus dilaksanakan dan Beltim berharap ada even lainnya (tidak hanya engrang) di Indonesia khususnya Beltim,” jelas Burhanudin.

Sementara itu, Deputi III Kemenpora RI Raden Isnanta berharap even Laskar Engrang Challange 2021 yang dilaksanakan di kawasan wisata replika SD Laskar Pelangi akan mengundang banyak orang datang berkunjung ke Belitung Timur.

“Ketika bicara Beltim pasti bicara Laskar Pelangi meskipun usia Beltim belum hitungan wah, tapi branded besar diciptakan oleh adanya film Laskar Pelangi. Mendengar Laskar Pelangi pasti orang penasaran seperti apa Bangka Belitung, Beltim utamanya,” kata Isnanta.

Ia yakin rasa penasaran akan memancing destinasi wisatawan baru minimal domestik. Sebagai daerah wisata, nama Laskar Pelangi harus menjadi daya tarik untuk membuat orang datang berulang kali.

Salah satu cara yang dianggap mampu membuat kedatangan orang berulang kali adalah mensinergikan even lain seperti olahraga tradisional skala nasional.

“Kita jalin olahraga tradisional dengan kekuatan wisata Laskar Pelangi. Mari kita sama-sama kenalkan kesejarahan baru tapi juga dikenalkan olahraga tradisional. Akan lebih keren daripada jalan sendiri-sendiri,” sebut Isnanta.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *