Ngaku Dibegal, Ternyata Suami Bohong, Istri Terlanjur Curhat Di Facebook

Beltimnews.com, MANGGAR – Berkenaan dengan kabar adanya begal, di Kecamatan Damar tepatnya di kawasan jambu bulok, jalan raya Manggar – Damar, dipastikan oleh pihak Polres Belitung, bahwa kabar tersebut Hoax.

Seperti diketahui sebelumnya, di akun media sosial facebook milik Intan Novela, memposting kabar bawah suaminya menjadi korban begal.

Adapun postingan bertuliskan, “Assalamualaikum kwan2 Facebook smue . Nak merik info kalok sekarang nak berhati-hati terutame di tempat2 sepi . Karne ini laki kmk sndrik yg ngalamek tadi subo di daerah jambu bulok (Damar) cuman jam e die dktau Karne dk smpt migang hp agk e . Modus ade urang baring di jalan dan keluarlah laki kmk dari mubel terus dari belakang la ade yg mukul die dan die untong e agk sempat kabur, si pelaku ne mintak duit kn laki

kmk . Laki kmk lukak e di tangan cuman Alhamdulillah dk nukoan‘an para karne kenak sabet pisuk si pelaku ne . Jadi untuk yg rajin keluar malam2 terutame dalu2 sendirik ati2 tetap jage keselamatan ye,”.

Postingan dari istri Juaidi tersebut, sontak saja menjadi viral, dan membuat keresahan di masyarakat terutama  bagi pengguna jalan yang melintas di kawasan jambu bulok.

Pada Kamis, (30/12/2021) pemilik akun informasi hoax itu dipanggil ke Mapolres Belitung Timur guna mengklarifikasi postingan tersebut.

Di dampingi suaminya Intan Novela mnyampaikan permohonan maafnya kepada  masyarakat atas informasi hoax yang disebarkannya melalui laman facebook miliknya.

“Saya pastikan hoax dan tidak benar adanya. Maka dengan ini saya dan istri sya telah membuat kekhawatiran dan keresehan di lingkungan masyarakat Beltim. Atas kejadian berita hoax tersebutbkami meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Beltim,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Belitung Timur, AKP Rais Muin mengimbai kepada masyarakat agar lebih bijak mengunakan media sosial, jangan sampai menyampaikan kabar hoax sehingga menimbulkan ke khawatiran di lingkungan masyarakat.

” Kalaupun memang ada kejadian jangan ragu melapor ke kantor polisi terdekat,” ujarnya.

(Lui)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *