Pemkab Beltim Raih Penghargaan Kabupaten Informatif Tahun 2022

Beltimnews.com, Manggar – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) raih penghargaan Kabupaten Informatif Tahun 2022 dengan nilai 94,95 persen. Penghargaan ini ditetapkan Komisi Informasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) pada Penganugerahan Keterbukaan Informasi Badan Publik Kategori Pemkab/Kota se-Babel, Rabu (15/12) lalu.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika selaku Ketua Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Utama Beltim, Bayu Priyambodo mengatakan pencapaian tersebut merupakan lompatan besar Tahun 2022. Karena saat monev sebelumnya di Tahun 2019 lalu, Beltim masih di kategori menuju informatif.

Bayu menjelaskan, predikat dengan peringkat tertinggi tersebut diperoleh dari hasil visitasi atau monitoring dan evaluasi KID Babel yang menggunakan 6 indikator keterbukaan informasi, yakni sarana dan prasarana, kualitas informasi, jenis informasi, komitmen organisasi, inovasi dan strategi, serta digitalisasi.

“Kita tidak boleh berpuas diri dengan predikat tertinggi ini. Untuk indikator yang nilainya agak kurang akan kita tingkatkan, yang sudah baik diimplementasikan lebih nyata sehingga ke depan akan lebih baik lagi capaiannya,” kata Bayu.

Dia menambahkan, sebagai salah satu wujud pelaksanaan keterbukaan informasi publik, seluruh website Perangkat Daerah Pemkab Beltim sudah tersedia portal PPID yang terintegrasi dengan Lawang Beltim.

“Ini artinya semua pelayanan di Pemerintah Kabupaten Belitung Timur ini tidak ada yang dirahasiakan. Masyarakat bisa tahu dan ini bisa diperoleh secara online, jadi tidak ada data-data terkait pembangunan yang dirahasiakan,” jelasnya.

Lebih lanjut Bayu mengatakan keterbukaan informasi tidak hanya di tingkat Kabupaten saja. Namun dalam rangka mengoptimalkan dan percepatan keterbukaan informasi publik, PPID diharapkan sampai ke tingkat desa sesuai dengan UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

“Kedepan, PPID-nya akan kita turunkan sampai ke level Pemerintahan Desa, dan kita akan dampingi untuk desa mana yang akan menjadi pilot project untuk kita kembangkan dan bisa menjadi perwakilan Desa dari Belitung Timur untuk mengikuti penganugerahan PPID Desa,” sebut Bayu.

Sementara itu, Bupati Beltim, Burhanudin mengatakan penghargaan tersebut merupakan pemicu untuk seluruh ASN di Pemkab Beltim agar bekerja lebih transparan dan lebih fleksibel dalam melaksanakan pelayanan publik kepada masyarakat.

“Alhamdulillah di tahun 2022 ini Pemkab Belitung Timur meraih peringkat ke-2 di dalam penilaian keterbukaan informasi publik dan tentunya ini menjadi sebuah pemicu untuk teman-teman di ASN untuk bekerja lebih terbuka, lebih transparan, lebih fleksibel di dalam mengurusi pelayanan publik kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurut Bupati, dengan sarana teknologi yang berkembang saat ini, ASN bisa memanfaatkan peluang dan tantangan yang ada, sehingga kinerja pemerintah bisa diterima dan diserap oleh masyarakat. Begitupun sebaliknya, pemerintah bisa mendapatkan respon balik dari masyarakat terhadap penyelenggaraan pelayanan publik.

“Untuk itu, mari kita bekerja dengan baik dan saya sarankan tingkatkan terus kinerja kawan-kawan di Diskominfo dan juga di seluruh OPD agar digitalisasi penyelenggaraan pemerintah untuk keterbukaan informasi publik bisa diterima dengan baik untuk masyarakat di Belitung Timur,” imbuhnya.

(Rel/Her)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *