Pertama Di Belitung Timur, Kelompok Tani Prabu M70 Taman Benih Sorgun Di HTI PT ISLM

Beltimnews.com, Simpang Pesak – Kelompok Tani Prabu M70 menanam benih Sorgum diatas lahan seluas 20 hektar, Jum’at (26/8/2022) sore. Penanaman ini sebagai uji coba mengembangkan pangan pengganti nasi.

Uji coba ini berada di bawah pengawasan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Belitung Timur (Beltim) yang berlokasi di Hutan Tanam Industri (HTI) PT. Indo Sukses Lestari Makmur (ISLM) Kecamatan Simpang Pesak.

Dalam sambutannya, perwakilan dari PT. Maju Malem Sejahtera (MMS), Fitria Lindawati mengatakan penanaman Sorgum ini menjadi alternatif untuk menghadapi krisis pangan.

“Pasca pandemi kita terus berupaya untuk bangkit dan pulih, khususnya sektor ekonomi. Perlahan tapi pasti melalui program kita sama-sama berikhtiar untuk terus bangkit meningkatkan ekonomi,” katanya.

Dia menjelaskan, Sorgum juga telah dikenal memiliki manfaat yang lebih baik daripada tepung terigu dan nasi karena gluten free serta memiliki angka glikemik index yang rendah.

Tidak hanya itu, selain pangan yang tinggi akan protein, batang Sorgum ini pun memiliki serat gula yang lebih tinggi dari tebu.

“Untuk itu mari kita bersama-sama kembali ke produk lokal, kembali bertani untuk memberdayakan potensi pertanian yang kita miliki,” ujarnya.

Sementara itu, Humas PT. ISLM Kabupaten Beltim, Afrizal Ramadhan mengatakan bibit Sorgum yang ditanan itu berasal dari Kabupaten Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui kerjasama dengan Kementerian Pertanian RI, Pemkab Beltim, PT MMS dan kelompok tani Prabu M70 yang menaungi kelompok tani di sekitar konsesi PT. ISLM

“Kita juga melibatkan kelompok tani yang berada di sekitar lokasi PT ISLM. Sekarang yang kita giatkan untuk sekarang ini trail di konsesi PT ISLM di sp pesak,jika perkembangan bagus dan memungkinkan untuk ditanam dalam skala besar,tidak menutup kemungkinan akan merangkul banyak petani di belitung timur,” jelasnya.

Pihak PT ISLM kata dia, sebelumnya telah mengecek kontur tanah yang akan di jadikan sebagai lahan uji coba penanaman Sorgum tersebut, dan yang menjadi kendala utama yaitu hama burung.

“Semoga tanaman Sorgum ini bisa tumbuh bagus di Kabupaten Beltim. Karena ini bisa menjadi pengganti pokok gandum dan mungkin juga beras serta ditanamnya cukup mudah,dalam jangka waktu yang pendek yaitu 3 bulan,artinya 1 tahun 3 kali panen,” pungkasnya.

(Her)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *