Polres Beltim Panggil Ketua KTH Yang Terlibat Program PEN Mangrove, Kapolres : Dimohon Kooperatif

Beltimnews.com, Belitung Timur – Kapolres Belitung Timur AKBP Taufik Noor Isya mengungkapkan jika sejak Desember tahun 2021 lalu sudah menyelidiki kejanggalan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Rehabilitasi Mangrove tahun anggaran 2021. Sabtu (12/2/2022)

Saat ini proyek tersebut sedang diusut dan sedang dilakukan pemanggilan kepada ketua dan bendahara kelompok untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut.

“Kami sudah lama juga sebelum ramai di media juga sudah melakukan penyelidikan. Kami sudah minta keterangan dari Bpdas terkait masalah ini. Kami juga sudah lakukan pemanggilan pada ketua kelompok dan bendahara. Dimohon kooperatif,” ujar Kapolres AKBP Taufik saat ditemui dikantornya Jum’at (11/2)

Kapolres Beltim juga mengungkapkan jika sejauh ini ada beberapa ketua kelompok dan bendahara yang sudah diminta hadir ke Polres, namun karena alasan sakit dan alasan yang lain, jadi para saksi belum dapat memenuhi panggilan tersebut.

Tak habis akal, Kapolres Beltim akan memerintahkan anak buahnya untuk melakukan penyelidikan dengan mendatangi rumah para ketua kelompok tersebut.

Ia juga menyampaikan, jika tidak menutup kemungkinan jika permasalahan PEN rehabilitas mangrove ini akan diambil alih Polda Bangka Belitung. Hal tersebut dikarenakan program tersebut bukan hanya ada Di Kabupaten Belitung Timur, namun juga ada di 4 Kabupaten lainnya di Provinsi Bangka Belitung.

“Ini kan ada dugaan kerugian keuangan negara masuknya tipikor. Jelas ada kemungkinan di atas. Akan dibuatkan satgas lalu turun ke daerah-daerah,” ucap Kapolres Beltim

(Wahyu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *