Razia 50 Ponton TI Rajuk di Damar, Kapolres Beltim Beri Peringatan Terakhir Kepada Penambang

Beltimnews.com, Damar – Tim Gabungan Polres Belitung Timur melakukan razia terhadap aktivitas tambang timah ilegal yang merajalela dikawasan Hutan Lindung (HL) dan Daerah Aliran Sungai (DAS) yang berada di Desa Sukamandi, Damar, Belitung Timur, Jumat (19/5/2023).

Kapolres Beltim AKBP Arif Kurniatan mengatakan jika razia ini dilakukan sebagai bentuk respon atas keluhan masyarakat belakangan waktu terakhir. Apalagi menurutnya aktivitas ilegal tersebut berpotensi merusak keberlangsungan lingkungan sekitarnya.

“Dari razia tim gabungan hari ini didapati ada 30 ponton rajuk di HL dan 20 ponton rajuk di DAS Manggar. Jadi total ada 50 ponton rajuk di area tersebut,” kata AKBP Arif

Kapolres juga menambahkan bila pihak kepolisian langsung memberikan perintah supaya menghentikan aktivitas ilegal tersebut. Selain itu juga polisi memerintahkan para penambang dan pemiliknya supaya membongkar ponton tersebut hingga malam ini.

“Sudah beberapa kali kami lakukan tindakan persuasif seperti ini. Namun, jika ke depan ditemukan lagi aktivitas ilegal di Hutan Lindung dan DAS Manggar maka akan dilakukan penegakan hukum,” tegas Kapolres Beltim

Arif menjelaskan saat ini pemerintah tengah menggodok prosedur tentang Izin Pertambangan Rakyat di Wilayah Pertambangan Rakyat yang saat ini sudah keluar. Namun, dirinya meminta masyarakat penambang bersabar agar mematuhi aturan selama IPR belum terbit.

“Saya ingatkan lagi bahwa aktivitas ilegal penambangan di wilayah Hutan Lindung dan DAS melanggar UU nomor 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. Ancamannya minimal tiga tahun penjara dan denda minimal Rp1,5 miliar,” ujar AKBP Arif.

Sebagai informasi, Polres Beltim juga sebelumnya sudah beberapa kali melakukan razia dan penertiban serupa namun masih tetap dilanggar oleh masyarakat penambang.

“Tindakan persuasif hari ini lebih ditegaskan dengan pemasangan papan imbauan larangan aktifitas penambangan di aliran sungai,” pungkas Kalolres Belitung Timur.

(Wahyu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *