Tempat Wisata Kerap Dirusak, Bupati Minta Satpol PP Tangkap dan Proses Pelakunya

Beltimnews.com, Manggar – Vandalisme atau tindak perusakan tempat umum oleh orang tidak bertanggungjawab kian meresahkan di Kabupaten Belitung Timur.

Salah satu tempat umum yang kini menjadi sasaran yakni Nol Kilometer yang berada di Taman Kota tepat di depan Kantor Kecamatan Manggar.

Melihat hal itu, Bupati Belitung Timur Drs. Burhanudin menegaskan agar Satpol PP Belitung Timur untuk bekerja lebih maksimal. Karena hal ini bukanlah yang pertama kali, ditambah keamanan ketertiban masyarakat masih tanggung jawab pemerintah daerah.

“Untuk Satpol PP Belitung Timur agar bekerja lebih maksimal, untuk kontrol tiap malam, ini tugasnya Pol PP. Pantau semua fasilitas Pemerintah Daerah, jangan kejadian vadalisme seperti ini terus berulang” tegas Bupati

Bupati juga meminta agar Satpol PP dapat lebih aktif dalam menangani penyakit masyarakat, jika tidak hal itu akan berdampak pada ketertiban umum dan membuat masyarakat resah.

“Kita tangkap dan kita proses orang – orang yang melakukan perusakan tersebut. Lebih aktif lagi untuk melalukan patroli malam, dan pantau terus tempat – tempat yang sekiranya dianggap rawan termasuk fasilitas Pemerintah Daerah,” ujar Aan, Sapaan akrab Bupati Beltim Burhanudin

Selain itu, Bupati meminta maayarakat yang melihat atau mengetahui perusakan tempat umum maupun yang membuat resah, segera melapor ke pihak berwenang agar segera dilakukan tindakan tepat.

Sementara itu Kasatpol PP Belitung Timur, Adlan Taufik yang diwakilkan Kabid Gakumda (Penegakan Hukum Daerah) Heryono, SH mengatakan jika Satpol Pp Beltim telah melakukan patroli rutin disetiap tempat rawan termasuk pada malam hari.

Namun demikian pihaknya akan melakukan intruksi Bupati Belitung Timur agar memaksimalkan pengawasan dan menekan penyakit masyarakat.

“Sudah kita awasi dan lakukan patroli rutin, namun ada waktu – waktu tertentu dimana para pelaku perusak fasilitas ini beraksi. Kedepan kita akan lebih ketat lagi dalam melakukan pengawasan serta akan kita tindak dalam bentuk pembinaan, atau sanksi yang lebih tegas lagi,” ujar Heryono

Diketahui, tempat – tempat umun yang kerab dijadikan saaaran perusakan di dominasi tempat objek wisata seperti Pantai, taman, hingga tempat ibadah.

(Wahyu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *