Wahana Rumah Hantu Penarik Minat Pengunjung Di Pasar Malam Dan Hiburan Rakyat, Pemilik Pastikan Tema Terus Berubah

Beltimnews.com, Manggar – Wahana Rumah Hantu jadi penarik minat masyarakat untuk berkunjung di Bazar dan Pasar Malam yang tengah berlangsung di Pelabuhan ASDP Desa Baru Kecamatan Manggar, Belitung Timur.

Bahkan puluhan orang rela antri hanya untuk merasakan sensasi kengerian yang ada di dalamnya. Cukup membayar Rp. 10.000, para pengunjung akan disajikan pemandangan menyeramkan.

Teriakan ketakutan hingga bulu kuduk dijamin berdiri, saat menyaksikan pocong yang berjejer, hantu wanita, suasana kamar mayat hingga dikejar-kejar ‘pelaku mutilasi’.

Ditemui usai menjajal Rumah Hantu, Senin (22/8/22) malam, Hendani (54) salah seorang pengunjung menyatakan jangan coba-coba masuk ke Rumah Rantu kalau tidak mempunyai keberanian. Pasalnya, banyak kejutan yang akan membuat jantung berdegup kencang.

“Uji nyali ini harus ada keberanian. Jadi kalau nyali setengah-setengah jangan ke sini,” ujarnya.

Hendayani yang datang dengan anaknya itu mengungkapkan, jika dia sempat dua kali terkejut saat di Rumah Hantu, yakni di Kamar Mayat dan dikejar pria memakai gergaji.

“Dua kali kaget. Yang paling seram saat dikejar pakai gergaji. Tapi sumpah buat penasaran,” ungkapnya.

Sementara itu pemilik Wahana Rumah Hantu, Wahyu Fajarullah menyebut konsep awalnya karena ingin memberikan hiburan yang berbeda kepada masyarakat. Apalagi di Pasar Malam, hiburan yang ada hanya mainan anak-anak.

“Konsepnya dimulai mendadak. Kami lihat atusias masyarakat di sini haus akan hiburan makanya kami membuat hiburan dengan harga yang dapat dinikmati seluruh kalangan masyarakat,” kata Wahyu.

Diakuinya antuasias masyarakat terutama dari kalangan milenial sangat tinggi untuk merasakan sensasi Rumah Hantu.

“Tadi pas magrib bukannya hanya puluhan ada ratusan yang sudah masuk. Kita batasi jumlah yang masuk karena kalau terlalu ramai sensasi horornya kurang terasa,” beber Wahyu.

Untuk tema yang ada di Wahana Rumah Hantu, Wahyu menyatakan ada hantu hutan, kuburan atau Tempat Pemakaman Umum, kamar mayat hingga TKP pembunuhan mutilasi. Dia pun menjamin tema akan terus berganti agar pengunjung tidak bosan.

“Yang pasti dengan harga murah meriah kami menjanjikan tema baru, biar sensasinya berbeda. Insyallah para pengunjung yang mencoba tidak akan bosan,” tandasnya.

(Rel-Herman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *